Tiga Buruh WNI Tewas di Tahanan Imigrasi Malaysia

Tiga Buruh WNI Tewas di Tahanan Imigrasi Malaysia

August 10, 2022 0 By Majalahbet

Tiga Buruh WNI Tewas di Tahanan Imigrasi Malaysia

Lembaga swadaya masyarakat (LSM) Koalisi Buruh Migran Berdaulat (KBMB) melaporkan tiga buruh migran Indonesia tewas di tahanan imigrasi Malaysia dalam sebulan belakangan.
“Temuan KBMB juga memperlihatkan kembali kasus kematian dengan meninggalnya tiga warga negara Indonesia, dua laki-laki dan satu perempuan, di Depot Tahanan Imigresen [DTI] Tawau, Sabah, pada periode Mei-Juni 2022,” bunyi pernyataan KBMB, Selasa (9/8).

Temuan itu muncul saat KBMB melakukan pemeriksaan terhadap 239 tahanan yang dideportasi ke Indonesia pada 19-22 Juli lalu.

 

Pemeriksaan itu juga dilakukan bersama Direktur Perlindungan Warga Negara Indonesia dan Bantuan Hukum Indonesia Kementerian Luar Negeri RI, Judha Nugraha, KJRI Tawau, dan BP2MINunukan.

Laporan ini menambah panjang daftar buruh Indonesia yang meninggal dunia di berbagai pusat tahanan imigrasi di Sabah, Malaysia.

 

Menurut KBMB, berbagai masalah akan terus terjadi selama tak ada perbaikan dan hukuman bagi pihak yang bertanggung jawab.

Saat mengurus pemulangan buruh migran tersebut, KBMB juga menemukan banyak yang datang dalam kondisi sakit.

Setidaknya lima buruh tiba dengan menggunakan kursi roda. Selain itu, mereka mencatat tujuh buruh harus dirujuk ke rumah sakit di Nunukan.

 

Kondisi buruh perempuan juga sangat memprihatinkan. Berdasarkan keterangan KBMB, terjadi pelanggaran hak atas kesehatan reproduksi perempuan yang memprihatinkan di tahanan imigrasi Malaysia.

Di Detensi Tahanan Imigrasi (DTI) Tawau, petugas bahkan tak menyediakan satu pun pembalut, sehingga buruh menggunakan kain-kain yang dirobek sebagai gantinya.

Kondisi kesehatan para buruh juga dipertaruhkan karena makanan yang
disediakan masih mentah atau sudah basi.

 

KBMB menilai kondisi buruk buruh dan angka kematian tinggi terjadi karena tak ada fasilitas kesehatan di DTI.

Sanitasi juga terbatas dan tidak sehat, makanan tidak layak, kekerasan fisik kerap terjadi, serta tidak ada pemisahan antara tahanan anak dan dewasa.

KBMB lantas menuntut agar pihak berwenang membentuk komite penyelidik independen yang melibatkan kedua negara untuk melakukan investigasi atas pelanggaran HAM di DTI.

 

Mereka juga menuntut pemerintah Malaysia dan Jabatan Imigresen Malaysia menghentikan penangkapan dan penyiksaan terhadap buruh migran.

Pemerintah Malaysia juga dituntut memperbaiki fasilitas DTI dan menyediakan kebutuhan dasar yang layak, serta memenuhi kesehatan reproduksi buruh perempuan.

KBMB juga menuntut Indonesia merespons persoalan ini secara struktural dengan perubahan sistem yang melindungi hak warga negara, khususnya buruh perempuan.

Baca Juga : Liburan Marshanda Ke USA Hancur Total, Malah Masuk RSJ

 

Bagi kalian yang bingung mencari situs dengan Persentase menang tinggi. Kami rekomendasikan situs slot terpercaya yang memberikan bonus Welcome 100% dengan segala deposit tanpa ada potongan.

daftar sini

 

 

zvr
Bagaimana Reaksimu ?