Seorang Wanita Hampir Tewas, Gara” Hutang Rp10 Ribu

Seorang Wanita Hampir Tewas, Gara” Hutang Rp10 Ribu

October 31, 2022 0 By Majalahbet

Seorang Wanita Hampir Tewas, Gara” Hutang Rp10 Ribu

Kasus penusukan bermodus petugas sensus di Desa Cimandala, Sukaraja, Ternyata Motif pelaku menusuk korban lantaran sakit hati kerap ditagih hutang Rp 10 ribu, Motif pelaku melakukan percobaan pembunuhan tersebut, yaitu dilatar belakangi rasa sakit hati karena pelaku ini sering ditagih hutang Rp 10 ribu oleh orang tua korban di depan teman-temannya,” ujar Iman saat konferensi pers di Cibinong, Bogor, pada hari Kamis.

Setelah penusukan, pelaku pria berinisial AD (35) diamankan Satuan Reserse Kriminal Polres Bogor.
Penusukan terhadap wanita berinisial T (20) pada hari Kamis, 20 Oktober 2022.
Pelaku AD yang berprofesi sebagai tukang parkir itu melakukan aksinya sekitar pukul 08.00 WIB, saat korban T seorang diri di rumah.

 

Pelaku mendatangi rumah korban dengan mengaku sebagai petugas sensus penduduk dan berpura-pura meminta kartu keluarga (KK) dan KTP keluarga korban, Saat itu, korban T mencoba menghubungi orang tuanya menggunakan telepon dari dalam rumah, tetapi AD tiba-tiba masuk ke rumah dan melakukan pemukulan terhadap T.

Iman menyebutkan bahwa korban T sempat melawan saat pelaku AD melakukan penganiayaan.
Kemudian pelaku menusuk perut korban dan langsung melarikan diri.

Setelah itu Korban T kemudian dilarikan ke Rumah Sakit FMC Sukaraja di tolong oleh tetangga yang mendengar suara rintihan T sesaat setelah ditusuk pelaku, Beruntung T masih dapat diselamatkan meski harus menjalani proses penanganan oleh tim medis.

 

Pelaku KIni akan kami jerat dengan Pasal 340 KUHP dan 338 KUHP jo Pasal 53 KUHP, yaitu tentang percobaan pembunuhan atau percobaan pembunuhan yang direncanakan dengan ancaman pidana penjara 20 tahun atau seumur hidup atau ancaman pidana mati.

 

Sebelumnya, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Bogor Gandari Adianti Aju Fatimah mengimbau masyarakat untuk berhati-hati saat menerima kunjungan setiap orang yang mengaku sebagai petugas sensus.
Dia menyebutkan setiap petugas sensus dilengkapi dengan identitas, baik berupa name tag ataupun surat tugas dari lembaga resmi.

Masyarakat harus memastikan dulu bahwa yang datang mengetuk pintu itu petugas sensus Regsosek atau bukan. Petugas kita punya name tag-nya, kemudian juga menggunakan ransel-ransel berwarna hitam,” kata Gandari.

 

Dia menyebutkan saat ini BPS Kabupaten Bogor sedang melakukan sensus sosial ekonomi melalui kegiatan Pendataan Awal Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek) 2022 pada rentang waktu 15 Oktober-14 November 2022.

Menurutnya, sebanyak 9.209 petugas dari BPS ditargetkan melakukan sensus kepada 1,7 juta kepala keluarga (KK) yang berdomisili di Kabupaten Bogor, Tujuannya, kami akan mendata seluruh penduduk dan outputnya adalah pemeringkatan jumlah penduduk secara kesejahteraan,” kata Gandari.

Baca Juga : 134 Orang di Laporkan Termasuk Atta, Terkait Robot Trading Net89

 

Bagi kalian yang bingung mencari situs dengan Persentase menang tinggi. Kami rekomendasikan situs slot terpercaya yang memberikan bonus Welcome 100% dengan segala deposit tanpa ada potongan.

daftar sini

 

 

zvr
Bagaimana Reaksimu ?