Ladang Ganja Seluas 2 Hektare di Temukan, Punya Siapa Ini?

September 21, 2022 0 By Majalahbet

Ladang Ganja Seluas 2 Hektare di Temukan, Punya Siapa Ini?

Ladang ganja seluas dua hektare di kawasan Lamteuba, Kabupaten Aceh Besar  berhasil dimusnahkan oleh 107 personel gabungan dari tim gabungan Badan Narkotika Nasional (BNN) RI dan Provinsi Aceh, Polda Aceh beserta instansi terkait lainnya.

Direktur Narkotika Deputi Bidang Pemberantasan BNN RI Brigjen Pol Roy Hardi mengatakan pemusnahan ladang ganja tersebut sudah dilaksanakan pada Senin (19/9).

 

Pemusnahan melibatkan 107 personel gabungan.

 

Tanaman ganja yang dimusnahkan adalah tanaman yang sudah siap panen.

Jumlah tanaman ganja di ladang seluas dua hektare tersebut mencapai 20 ribu batang, kata Roy Hardi di Banda Aceh.

Jenderal polisi bintang satu tersebut mengatakan ladang ganja tersebut ditemukan pada Selasa (13/9), Ladang ganja tersebut berada di Desa Pulo, Kemukiman Lamteuba, Kecamatan Seulimeum, Kabupaten Aceh Besar.

 

Ladang ganja berada di ketinggian 839 meter di atas permukaan laut (MDPL), Berada di kawasan lereng Gunung Seulawah, Jarak ladang sekitar enam kilometer dari pemukiman tempat tinggal penduduk.

Tanaman ganja ini sudah siap panen dengan ketinggian berkisar hingga dua meter dan Beratnya mencapai 10 ton. Pemusnahan dilakukan dengan cara dicabut dan dibakar,” kata Roy Hardi.

 

Menurut dia, pemusnahan tanaman ganja di lahan seluas dua hektare yang melibatkan tim gabungan merupakan bentuk sinergitas BNN RI dan instansi terkait lainnya terhadap pencegahan, pemberantasan, dan penyalahgunaan peredaran gelap narkotika.

Kami berharap dengan pemusnahan tersebut, masyarakat makin peduli terhadap aturan perundangan-undangan yang melarang penanaman ganja di Indonesia,” kata Roy Hardi.

Baca Juga : Perang Antara Kirgizstan-Tajikistan Memakan 81 Korban Jiwa

 

Bagi kalian yang bingung mencari situs dengan Persentase menang tinggi. Kami rekomendasikan situs slot terpercaya yang memberikan bonus Welcome 100% dengan segala deposit tanpa ada potongan.