Pria Paruh Baya di Babel Tewas Ditusuk, Polisi Ungkap Motif dan Kronologi

Pria Paruh Baya di Babel Tewas Ditusuk, Polisi Ungkap Motif dan Kronologi

Agustus 21, 2025 0 By majalahbet

Majalahbet, Jakarta – Polres Bangka Barat menangkap Jumadi (49) setelah ia menusuk HR alias Bokir (53) hingga tewas. Polisi menyebut Jumadi marah karena kehilangan uang Rp2 juta yang ia simpan di kontrakan. Empat hari sebelum kejadian, ia mencurigai Bokir mengambil uang tersebut. Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha menjelaskan bahwa Jumadi kesal setelah korban tidak mengakui tuduhan itu.

Toko Game Online Terpecaya


Pertengkaran Berujung Penusukan di Depan Kontrakan

Insiden ini terjadi pada Sabtu (16/8) pukul 17.30 WIB di teras kontrakan Kampung Sidorejo, Kelurahan Sungai Daeng, Mentok. Awalnya, Jumadi menanyakan uangnya kepada Bokir. Bokir menolak tuduhan itu dan menjawab dengan nada tinggi. Mereka bertengkar hingga seorang saksi memisahkan keduanya. Setelah itu, keduanya kembali masuk ke kontrakan masing-masing.

Musik Player MP3 Gratis Tanpa Login, Tanpa Biaya, & Tanpa Batas

Musik Player MP3 Gratis Tanpa Login, Tanpa Biaya, & Tanpa Batas

Tidak lama kemudian, Bokir keluar sambil membuat keributan. Saksi melihat Bokir membawa parang. Mendengar itu, Jumadi mengambil pisau dari kontrakannya. Ia berdiri di samping tangga sambil menunggu Bokir keluar. Ketika Bokir mendekat, Jumadi mengapit lehernya dengan tangan kiri lalu menusukkan pisau empat kali ke punggung korban.


Pelaku Kabur, Polisi Tangkap di Belinyu

Korban berusaha melawan hingga akhirnya berhasil melepaskan diri. Rekaman CCTV yang beredar memperlihatkan Bokir berlumuran darah sambil berteriak minta tolong. Setelah menusuk, Jumadi panik dan kabur dengan sepeda motor. Polisi menerima laporan, melakukan penyelidikan, dan memburu pelaku.

Petugas akhirnya menangkap Jumadi di Kampung Parit 5, Kelurahan Remodong Indah, Kecamatan Belinyu, Bangka, pada Senin (18/8) sore. Saat ini, polisi menahan Jumadi di Polres Bangka Barat untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Kasus ini menambah daftar panjang kekerasan yang dipicu persoalan uang di Babel.

Kesimpulan

Kasus ini menunjukkan bagaimana persoalan uang dapat memicu kekerasan mematikan. Perselisihan sepele yang tidak segera diselesaikan berubah menjadi tragedi berdarah. Polisi mengimbau masyarakat untuk menyelesaikan masalah secara damai agar insiden serupa tidak terulang.

Baca Juga : Penemuan Potongan Kepala di Meksiko Gegerkan Warga