Site icon Majalahbet: Majalah Berita Online Terkini dan Terupdate Indonesia

Pria di Donggala Tega Tebas Leher Ibu Kandung hingga Tewas

Majalahbet, Jakarta – Seorang pria berinisial LS (34) di Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, melakukan aksi keji dengan menebas leher ibu kandungnya, LN (55), hingga tewas. Peristiwa ini terjadi di Desa Gimpubia, Kecamatan Pinembani, pada Selasa malam (26/8/2025). Berdasarkan informasi yang diperoleh, LS mendatangi rumah ibunya dengan membawa senjata tajam. Saat itu, LN sedang berada di dalam rumah. Tanpa banyak bicara, LS langsung mengayunkan senjata tajam ke arah leher ibunya. Tebasan itu membuat LN bersimbah darah dan meninggal di tempat.

Toko Game Online Terpecaya

Warga Panik dan Polisi Bergerak Cepat

Warga sekitar yang mendengar suara teriakan langsung mendatangi rumah korban. Mereka menemukan LN sudah tergeletak dengan luka parah di leher. Warga kemudian melaporkan kejadian tersebut ke aparat kepolisian. Setelah menerima laporan sekitar pukul 23.00 WITA, petugas Polres Donggala bersama Polsek Pinembani segera datang ke lokasi. Polisi mengamankan area kejadian dan melakukan identifikasi awal. Dari hasil olah TKP, petugas memastikan pelaku adalah anak kandung korban yang melarikan diri usai melakukan pembunuhan.

Musik Player MP3 Gratis Tanpa Login, Tanpa Biaya, & Tanpa Batas

Pelaku Bersembunyi di Hutan, Polisi Sikat Sehari Setelah Kejadian

Polisi langsung membentuk tim untuk memburu pelaku. LS melarikan diri ke hutan di sekitar wilayah Pinembani. Aparat kepolisian bersama masyarakat melakukan penyisiran intensif sepanjang malam. Upaya ini membuahkan hasil ketika petugas menemukan LS bersembunyi di dalam hutan pada Rabu siang (27/8/2025). Kasat Reskrim Polres Donggala, Iptu Bayu Dhamma, mengatakan tim menangkap LS tanpa perlawanan. “Kami berhasil menangkap pelaku di hutan berkat kerja sama masyarakat dan aparat,” ujar Bayu.

Polisi Selidiki Motif dan Riwayat Gangguan Jiwa

Setelah penangkapan, polisi membawa LS ke Mapolres Donggala untuk pemeriksaan mendalam. Hingga kini, penyidik menelusuri motif pelaku yang tega menghabisi nyawa ibunya sendiri. Bayu menyebut pihaknya juga mendalami dugaan gangguan kejiwaan yang pernah dialami LS. “Kami masih memeriksa latar belakang dan kondisi pelaku, termasuk riwayat gangguan kejiwaan,” kata Bayu. Ia mengimbau keluarga korban agar tenang dan mempercayakan proses hukum sepenuhnya kepada pihak kepolisian. Bayu juga mengingatkan masyarakat untuk tidak terpancing isu atau tindakan balas dendam yang dapat mengganggu situasi keamanan.

Baca Juga : Pedagang Pakaian di Karo Tewas Usai Ditusuk Perampok, Polisi

Exit mobile version