Majalahbet, Jakarta – Seorang pria berinisial M (29) di Aceh Selatan, Aceh, diduga membunuh bayinya yang berusia delapan bulan. Pelaku mengaku nekat membunuh anak kandungnya karena merasa kesal dengan bayi yang sering sakit dan menangis. Polisi segera menangkap M tak lama setelah kejadian tersebut.
Polisi Ungkap Motif Pembunuhan
Kasat Reskrim Polres Aceh Selatan, Iptu Narsyah Agustian, mengungkapkan bahwa pelaku merasa frustasi karena kondisi bayinya yang tidak kunjung sembuh. “Kesal dengan bayi yang sering menangis dan sakit, pelaku akhirnya melakukan kekerasan yang mengakibatkan kematian,” ujar Narsyah kepada wartawan pada Minggu (17/8/2025). Proses penyelidikan terus berjalan untuk menggali lebih dalam motif lainnya.
Pelaku Coba Melarikan Diri, Polisi Lakukan Pengejaran
Setelah kejadian, pelaku mencoba melarikan diri. Warga yang mengetahui insiden tersebut segera melapor ke polisi, yang langsung mengerahkan tim untuk mengejar pelaku. “Petugas berhasil mengenali pelaku yang melintas dengan sepeda motor dan menangkapnya dalam waktu tiga jam,” jelas Narsyah.
Polisi Tangkap Pelaku di Gampong Mutiara
Petugas menangkap M di Jalan Nasional Tapaktuan-Meulaboh, tepatnya di Gampong Mutiara, Kecamatan Sawang, pada Kamis (16/8) siang. Pengejaran dilakukan setelah mendapatkan informasi dari warga yang menyaksikan kejadian tersebut.
Polisi Terapkan Pasal Kekerasan terhadap Anak
Polisi menjerat pelaku dengan Pasal 80 ayat (4) UU No. 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dan Pasal 44 ayat (4) UU No. 23 Tahun 2004 tentang Kekerasan Dalam Rumah Tangga. Kapolres Aceh Selatan, AKBP T. Ricki Fadlianshah, menyatakan bahwa pihaknya sangat serius menangani kasus ini. “Kami tidak akan memberi ruang bagi pelaku kekerasan, khususnya terhadap anak-anak,” tegasnya.
Proses Hukum Akan Berjalan Tegas dan Transparan
Kapolres Aceh Selatan memastikan bahwa pihak kepolisian akan menangani kasus ini dengan tegas dan transparan. Proses hukum terhadap pelaku akan berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, demi memberikan efek jera dan melindungi anak-anak.
Baca Juga : Wanita di Minahasa Ditemukan Tewas di Jurang Belakang Rumah