Site icon Majalahbet: Majalah Berita Online Terkini dan Terupdate Indonesia

Penemuan Potongan Kepala di Meksiko Gegerkan Warga

Majalahbet, Jakarta – Warga Meksiko bagian tengah panik setelah mereka menemukan potongan enam kepala manusia berserakan di sepanjang jalan raya yang menghubungkan negara bagian Puebla dan Tlaxcala. Seorang pengemudi pertama kali melaporkan temuan tersebut ketika ia melintasi jalan itu. Jaksa segera mengirim tim investigasi untuk mengamankan lokasi kejadian.

Tim forensik mengidentifikasi potongan kepala tersebut sebagai milik pria dewasa. Mereka memeriksa setiap titik yang terhubung dengan penemuan ini. Polisi menutup area sekitar untuk mengumpulkan bukti dan menghindari gangguan lalu lintas.

Toko Game Online Terpecaya


Polisi Perluas Pencarian di Beberapa Lokasi

Petugas keamanan menyisir titik-titik lain setelah laporan kedua menyebutkan potongan tubuh tambahan ditemukan di kota Colima, Meksiko bagian barat. Mereka menduga kasus ini melibatkan jaringan kriminal yang lebih besar. Jaksa tidak merilis identitas korban kepada publik dan menolak menyebutkan siapa yang mereka curigai sebagai pelaku.

Polisi mengerahkan pasukan tambahan untuk mengantisipasi insiden susulan. Hingga kini, mereka belum menangkap siapa pun terkait kasus ini. Media lokal melaporkan bahwa polisi menemukan pamflet yang menuding aksi pemenggalan ini sebagai balas dendam antar geng kriminal yang merampok bahan bakar.

Musik Player MP3 Gratis Tanpa Login, Tanpa Biaya, & Tanpa Batas


Dugaan Terkait Geng Narkoba dan Kekerasan Lama

Puebla dan Tlaxcala dikenal sebagai wilayah yang jarang mengalami kekerasan ekstrem. Namun, kedua negara bagian ini menjadi jalur aktivitas geng bahan bakar dan narkoba. Dalam beberapa bulan terakhir, warga menemukan mayat di sekitar perbatasan kedua negara bagian itu.

Sejarah kekerasan serupa terjadi di berbagai wilayah Meksiko. Pada 30 Juni lalu, pihak berwenang menemukan 20 mayat di Sinaloa, lima di antaranya tanpa kepala. Kartel narkoba yang menguasai jalur perdagangan kerap menggunakan kekerasan brutal sebagai pesan ancaman. Sejak 2006, konflik terkait narkoba menewaskan lebih dari 480.000 orang dan membuat 130.000 lainnya hilang.

Baca Juga : Pacar Bunuh Wanita Hamil di Sawah Gowa, Jaksa Tuntut 20 Tahun

Exit mobile version