Site icon Majalahbet: Majalah Berita Online Terkini dan Terupdate Indonesia

Pemuda di Palembang Tewas Usai Ditusuk dan Ditembak Ayah-Anak

Majalahbet, Jakarta – Warga Kecamatan Plaju, Palembang, Sumatera Selatan, menemukan M Ridho (23) tewas dengan 14 luka tusuk dan dua luka tembak. Kejadian itu terjadi di depan sebuah bengkel di samping Lorong Sidomulyo 1, Kelurahan Talang Putri, pada Sabtu (9/8/2025) sekitar pukul 01.15 WIB.


Polisi Identifikasi Pelaku Ayah dan Anak

Kapolrestabes Palembang Kombes Harryo Sugihhartono menyebutkan pelaku pembunuhan adalah Jemy (39) dan anaknya berinisial AR (19). Ia menegaskan bahwa keduanya melakukan aksi keji itu bersama-sama hingga menyebabkan korban meninggal di tempat.

Toko Game Online Terpecaya


Duel Sengit Sebelum Korban Tumbang

Menurut Harryo, Ridho sempat berduel dengan Jemy sebelum akhirnya tumbang di lokasi kejadian. Duel tersebut membuat Jemy mengalami luka di kepala hingga darahnya menetes di sekitar TKP.


Barang Bukti Jadi Petunjuk Penting

Jemy meninggalkan beberapa barang di lokasi, seperti topi dan senapan. Polisi memanfaatkan barang-barang ini, bersama bercak darah pelaku, untuk memperkuat dugaan keterlibatannya.

Musik Player MP3 Gratis Tanpa Login, Tanpa Biaya, & Tanpa Batas


Tim Gabungan Bergerak Cepat

Tim gabungan Satreskrim Polrestabes Palembang dan Polsek Plaju segera mengamankan TKP dan mengumpulkan seluruh barang bukti. Langkah cepat ini membantu polisi mengidentifikasi pelaku dalam waktu singkat.


Pelacakan Hingga Pelabuhan Merak

Setelah mengantongi identitas, polisi melacak pergerakan Jemy dan AR. Jejak keduanya mengarah ke Pelabuhan Merak, Cilegon, Banten.


Penangkapan Tanpa Perlawanan

Pada Sabtu malam (9/8) sekitar pukul 22.00 WIB, tim gabungan berhasil menangkap ayah dan anak itu tanpa perlawanan. Polisi langsung menggiring mereka ke markas untuk pemeriksaan.


Kapolrestabes Tegaskan Proses Hukum Berlanjut

“Kami menangkap dua pelaku pembunuhan sadis terhadap Ridho, yaitu Jemy dan AR alias RM. Keduanya adalah ayah dan anak,” ujar Harryo, Senin (11/8/2025). Ia memastikan penyidik akan memproses kasus ini hingga tuntas dan menjerat pelaku dengan hukuman setimpal.

Kesimpulan: Bukti dan Kecepatan Jadi Kunci

Kasus pembunuhan Ridho memperlihatkan bahwa barang bukti di TKP dan koordinasi cepat antarunit polisi dapat mempercepat penangkapan pelaku. Dalam waktu kurang dari 24 jam, aparat berhasil mengungkap identitas pelaku, melacak persembunyiannya, dan menangkapnya tanpa perlawanan. Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat bahwa setiap tindakan kejahatan akan meninggalkan jejak yang pada akhirnya mengantarkan pelaku ke meja hijau.

Baca Juga : Hasan Basri Ditangkap di Sumsel, Diduga Terlibat Pembunuhan

Exit mobile version