Oknum TNI Tega Bunuh Istri di Deli Serdang, Sempat Acungkan Jari Tengah ke Keluarga Korban

Oknum TNI Tega Bunuh Istri di Deli Serdang, Sempat Acungkan Jari Tengah ke Keluarga Korban

Agustus 26, 2025 0 By majalahbet

Majalahbet, Jakarta – Detasemen Polisi Militer (Denpom) I/5 Medan menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan yang dilakukan oleh oknum TNI Kodam I/BB, Serma TDA, terhadap istrinya A (34). Petugas membawa Serma TDA yang mengenakan baju tahanan militer berwarna kuning dan penutup kepala hitam ke lokasi kejadian di Desa Sei Semayang, Kecamatan Sunggal, Kabupaten DeliSerdang. Aparat polisi militer memadati lokasi untuk menjaga jalannya rekonstruksi agar aman dan tertib. Petugas juga memasang garis pembatas di sekitar area rumah tempat kejadian perkara untuk mencegah kerumunan warga masuk. Rekonstruksi berlangsung mulai sore hingga selesai pada pukul 16.23 WIB.

Toko Game Online Terpecaya

Keluarga Korban dan Warga Teriaki Pelaku

Kerumunan warga sudah menunggu sejak siang di sekitar lokasi. Mereka memantau jalannya rekonstruksi dari balik garis pengaman. Begitu petugas membawa Serma TDA keluar dari rumah menuju mobil tahanan, suara teriakan langsung pecah. Warga dan keluarga korban kompak menjerit “pembunuh” sambil melontarkan makian. Fadhil, abang ipar korban, maju paling depan dan berteriak keras menghujat pelaku. Ia mengekspresikan kemarahan karena pelaku telah menghilangkan nyawa istrinya sendiri. Sorakan semakin keras ketika petugas menggiring Serma TDA melewati barisan keluarga yang tidak dapat menahan emosi.

Musik Player MP3 Gratis Tanpa Login, Tanpa Biaya, & Tanpa Batas

Musik Player MP3 Gratis Tanpa Login, Tanpa Biaya, & Tanpa Batas

Pelaku Acungkan Jari Tengah, Warga Naik Pitam

Serma TDA mendengar semua teriakan yang diarahkan kepadanya. Dalam kondisi tangan terborgol, pelaku tiba-tiba mengangkat tangannya dan mengacungkan jari tengah ke arah Fadhil. Aksi tersebut membuat suasana semakin panas. Warga yang sudah emosi langsung berteriak lebih keras karena menganggap sikap pelaku tidak pantas. Fadhil menegaskan bahwa tindakan Serma TDA menunjukkan tidak adanya rasa bersalah. “Dia sudah bunuh adikku, tapi malah tantang kami,” ucap Fadhil dengan nada tinggi. Ia meminta aparat militer menjatuhkan hukuman mati agar pelaku mendapat ganjaran setimpal. Menurutnya, sikap arogan Serma TDA membuktikan ia tidak menyesali perbuatannya.

Baca Juga : Maling HP di Toba Tabrak Warga Saat Kabur, Massa Hajar Pelaku