
Kecanduan Judi Online, Pemuda Garut Curi Perhiasan Tetangga
Agustus 11, 2025Majalahbet, Jakarta – Polisi menangkap MG (25), warga Garut, Jawa Barat, setelah ia mencuri perhiasan milik tetangganya. MG menjual perhiasan hasil curian tersebut untuk mendapatkan modal bermain judi online. Aksi nekat ini membuat warga sekitar kaget sekaligus geram.
Pelaku Nekat Curi Demi Judi Online
Kapolsek Samarang, AKP Hilman Nugraha, menjelaskan bahwa MG mengaku sering bermain judi online. Saat kehabisan modal, MG memutuskan mencuri perhiasan tetangganya. Hilman menegaskan bahwa pelaku melakukan aksinya dengan sengaja demi bisa kembali berjudi.
Kronologi Pencurian
Peristiwa pencurian terjadi pada Kamis (17/8). MG masuk ke rumah korban dan mengambil satu kalung emas serta tiga cincin dengan total nilai sekitar Rp20 juta. Pelaku kemudian menjual seluruh barang curian itu ke sebuah toko emas di wilayah Pasirwangi. Uang hasil penjualan ia gunakan untuk membiayai permainan judi online.
Hubungan Pelaku dan Korban
MG ternyata merupakan teman dekat suami korban. Ia sering berkunjung ke rumah korban sehingga mengenal situasi dan kondisi lingkungan rumah tersebut. Kedekatan ini membuat pelaku lebih mudah melancarkan aksinya tanpa menimbulkan kecurigaan awal dari korban.
Polisi Tahan Pelaku dan Siapkan Proses Hukum
Polisi segera menahan MG setelah mengumpulkan bukti dan mendapatkan pengakuan dari pelaku. Penyidik menjerat MG dengan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan. Hukuman maksimal yang dapat dijatuhkan kepada pelaku mencapai tujuh tahun penjara. Polisi juga mengamankan rekaman CCTV, barang bukti transaksi penjualan perhiasan, dan keterangan saksi untuk memperkuat dakwaan di pengadilan.garut
Kesimpulan
Kasus ini menunjukkan bagaimana kecanduan judi online dapat mendorong seseorang melakukan tindak kriminal serius. MG yang awalnya hanya ingin bermain judi justru merusak kepercayaan tetangganya dan kehilangan kebebasan. Polisi mengimbau masyarakat untuk menjauhi judi online karena selain merugikan secara finansial, kebiasaan ini dapat menghancurkan hubungan sosial dan masa depan pelaku.
Baca Juga : Tragedi di Berau, Kaltim: Pria Bunuh Istri dan Anak