Yanti Tega Menghabisi Ibu dan Anak Kandung, Mayat Dimutilasi dan Dibakar

Yanti Tega Menghabisi Ibu dan Anak Kandung, Mayat Dimutilasi dan Dibakar

Mei 21, 2025 0 By majalahbet

Majalahbet, Jakarta – Polisi menangkap Yanti Rustini, seorang wanita berusia 31 tahun, setelah ia membunuh ibu dan anak kandungnya secara sadis. Ia melakukan pembunuhan itu dengan bantuan ayah kandungnya, Cahya, yang berusia 60 tahun. Pelaku memutilasi tubuh kedua korban dan membakarnya untuk menghilangkan jejak kejahatan mereka. Polisi langsung melakukan penyelidikan setelah mendapatkan laporan dan bukti di lapangan.

Awal Kasus Dimulai dari Penemuan Tengkorak dan Kerangka di Desa Cibanteng

Kapolres Cianjur, AKBP Rohman Yonky Dilatha, menjelaskan bahwa kasus ini bermula ketika warga menemukan tengkorak kepala dan kerangka tubuh di beberapa lokasi berbeda di Desa Cibanteng, Kecamatan Sukaresmi. Penemuan ini membuat polisi melakukan penyelidikan intensif. Rohman menyebutkan, “Awalnya warga menemukan tengkorak kepala di perkebunan, lalu mereka juga menemukan kerangka tubuh tidak jauh dari sana.” Polisi kemudian memperluas pencarian dan mengumpulkan bukti di lokasi kejadian.

Toko Game Online Terpecaya

Polisi Temukan Korban di Rumah Pelaku Setelah Penyelidikan Intensif

Setelah menyelidiki lokasi kejadian, polisi mendapati bahwa di lingkungan tersebut terdapat seorang perempuan dan balita yang hilang selama beberapa hari. Polisi langsung mendatangi rumah pelaku dan menemukan bahwa kedua korban, yakni Lilis berusia 51 tahun dan seorang balita berusia 3 tahun, menjadi korban pembunuhan pelaku. Rohman menambahkan bahwa pelaku awalnya berusaha mengelak dari keterlibatan, tetapi setelah mengumpulkan cukup bukti, pelaku mengakui bahwa ia membunuh ibu dan anaknya.

Bukti Digital dan Pengakuan Menguatkan Kasus Pembunuhan Sadis Ini

Polisi menemukan bukti di ponsel pelaku berupa foto korban yang sudah meninggal dunia. Rohman menjelaskan, “Pelaku mengaku membunuh sang ibu terlebih dahulu, lalu membunuh balita yang terbangun saat kejadian, dengan alasan agar tidak menjadi saksi dan berisik.”Pelaku mengakui perbuatannya, dan polisi menemukan bukti digital yang memperkuat bahwa pelaku dan ayahnya bertanggung jawab atas pembunuhan keji tersebut.

Polisi terus melakukan penyelidikan untuk memastikan seluruh rangkaian kejadian dan motif di balik aksi kejam ini.

Baca Juga : Petugas Kepolisian di Pekanbaru Ditikam Saat Menggerebek Buronan Pencurian